Friday, 27 September 2019 | 22:02

Tak gentar untuk merantau

Melangkah lebih jauh. Merantau. Sudah tertanam sejak kecil bahwa ketika dewasa aku harus berkelana. Sejak kecil, aku sudah terbiasa dg berjalan, melangkah, mengayuh sepeda tiap kilometernya. Ketika kuliah, apa yang diingini menyapa. Diterima menjadi mahasiswa kampus di Depok membuatku benar-benar harus merantau. Awal pertama memang ada getir takut. Hanya sendiri tak ditemani keluarga satupun apalagi dg bekal seadanya.
Tak perlu waktu lama berpikir. Adaptasi adalah hal penting. Tak malu berkenalan juga poin penting lainnya. Maka berkenalanlah dg teman-teman yg ku jumpa ternyata banyak juga yang berstatus sama, anak rantau. Sungguh senangnya.

Lambat laun, justru teman-teman ini pula tempat bercerita suka duka. Dr masalah kehidupan hingga masalah kuliah. Saling membantu di waktu sulit sampai wisuda tiba. Malah, masih sering berkabar hingga sekarang. Akhirnya, mernantau menambah keluarga.

Begitu juga ketika ditempatkan di pulau Lombok nanelok ini. Aku beradaptasi dg cepat dan tak malu berkenalan orang baru. Beruntungnya, ada teman sejawat dr kampus yg diterima di tempat kerja yg sama. Lama-kelamaan justru aku merasa memiliki keluarga baru walau jauh dr keluarga kandung..alhamdulillah

Kumpulan Cerita #kerenDalamBerjuang